
Judul Buku: Kajian Budaya: Kain Tenun Ikat Sumba Timur
Penulis: Palulu Pabundu nDima
Tahun Penerbitan: 2008
Keterangan Oleh Wilson Therik
(PhD Student, UKSW)
Tepat pada hari Senin, 3.3.2008 bertempat di Kampus Universitas
Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga telah dilangsungkan acara
launching buku dengan judul: KAJIAN BUDAYA KAIN TENUN IKAT
SUMBA TIMUR. Buku ini merupakan pengembangan dari Tesis M.Si
dalam bidang Studi Pembangunan yang ditulis oleh anak NTT dari
Pulau Sumba (Timur) Drh. Palulu Pabundu nDima, M.Si.
Drh. Palulu Pabundu nDima, M.Si lahir di Waingapu, 1.12.1943.
menyelesaikan pendidikan SR 6 Tahun di Payeti-Waingapu pada
Tahun 1957, SMP Bagian B di SMP Kristen Payeti pada Tahun 1960,
SMA Bagian B di SMA Kristen Salatiga-Jawa Tengah Tahun 1963,
Sarjana Medicine Veteriner tahun 1969, Dokter Hewan (Drh) tahun
1972 pada Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor di
Bogor, dan Magister Sains (M.Si) Studi Pembangunan pada Program
Pascasarjana UKSW Salatiga Tahun 2004 dengan predikat Terpuji.
Saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Sumba Timur Masa Bakti
2004-2009.
Buku yang ditulis merupakan ulasan bagaimana memahami proses
pembuatan tenun ikat Sumba Timur. Proses yang semula sarat
dengan muatan religiusitas Marapu, tidak bisa dilepaskan dari peran
para aktor kelas menengah komunitas suku bangsa Sumba.
Dinamika pembuatan tenun ikat Sumba Timur yang menggunakan
teknik lusi, jika semula lebih sebagai aktifitas kultural yang
berorientasi seni, terbatas, sarat dengan nilai-nilai religi Marapu kini
harus berhadapan dengan arena modernitas bahkan era post
modern.
Sosok orientasi penggunaan tenun ikat Sumba Timur kini sudah
mulai mengalami perluasan artikulasi yang bukan terbatas tetapi
semakin meluas. Resiko perluasan pemaknaan ini dapat ditarik
dengan berbagai orientasi, misalnya: untuk kepentingan komodifikasi
yang sifatnya massal, digunakan untuk kepentingan kultural
keseharian. Pemaknaan ini juga berarti bahwa jika semula tenun ikat
Sumba Timur hanya berlaku bagi kalangan elite, kini komunitas
umum bisa mengakses kain tenun ikat ini. Tenun ikat Sumba Timur
telah lolos dari perangkap sejarah masa lalu dan kini telah mampu
mendialogkan dengan realitas plural religiusitas bahkan ke wilayah
profan.
Kajian Tenun Ikat Sumba Timur merupakan salah satu karya seni,
yang pada era ini mengalami terpaan “badai globalisasi”, yang kalau
tidak dipertahakankan dengan sungguh-sungguh akan punah. Usaha
untuk melestarikan karya seni ini nampaknya terkait dengan aspek
sosial pembangunan dari karya seni tersebut. Bagaimana corak,
fungsi dan makna dari Kain Tenun Ikat Sumba Timur, yang dibahas
secara mendalam di dalam buku ini, merupakan salah satu dasar
untuk menyusun rencana dasar pelestarian dan pengembangan
salah satu karya seni di tanah air tercinta. Oleh sebab itu, buku ini
baik dibaca oleh para pembuat keputusan maupun oleh para pelaku
pengembangan budaya.
Bagi yang ingin memperoleh buku tersebut dapat menghubungi
Sekretariat Program Pascasarjana UKSW Jl. Diponegoro No. 52-60
Salatiga 50711 Jawa Tengah. Telp. (0298) 321212, Fax (0298)
321433. Website: www.uksw.edu.